DanaPensiun merupakan kelanjutan dari Yayasan Dana Pensiun dan Kesejahteraan Pegawai Jasa Raharja yang didirikan berdasarkan Akta Notaris Imas Fatimah, SH Nomor 60 tanggal 14 Januari 1988, serta pembentukan dananya telah mendapat persetujuan berdasarkan surat Menteri Nomor S-227/MK.13/1988 tanggal 4 Maret 1988. PemahamanManajemen Risiko Klaster Asuransi dan Dana Pensiun Batch I, yang terselenggara pada 19 dan 21 Januari 2022 lalu. Sebanyak 30 (tiga puluh) peserta yang berasal dari perusahaan Klaster Asuransi dan Dana Pensiun seperti Asuransi Jasindo, PT BPUI, Jamkrindo, Jiwasraya, IFG Life,Asabri, RIU, Askrindo, Taspen dan Jasa Raharja berpartisipasi mengikuti kegiatan training ini secara online DanaPensiun Jasa Raharja merupakan kelanjutan dari Yayasan Dana Pensiun dan kesejahteraan pegawai Jasa Raharja yang berdiri sejak 1988. • Rekrutmen BUMN Perum Pengangkut Penumpang Djakarta (PPD KehadiranPT Jasa Raharja (Persero) memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat melalui 2 (dua) program asuransi sosial, yaitu Asuransi Kecelakaan Alat Angkutan Umum yang dilaksanakan berdasarkan UU No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan Asuransi Tanggung Jawab Menurut Hukum Terhadap Pihak Ketiga yang . Makassar - Jasa Raharja bersama PT Permodalan Nasional Madani PNM menggandeng PT Astra Motor Sulseltrabon, menggelar pelatihan safety riding kepada Account Officer AO PNM. Acara tersebut dilaksanakan di Hotel Gammara Makassar, Sulawesi Selatan, pada Selasa 06/06/2023.Dalam kegiatan tersebut, para AO PNM diberikan berbagai materi pelatihan, baik secara teori maupun praktik. Diantaranya tentang cara berkendara yang baik dan aman bagi pengendara sepeda motor, sosialisasi produk dan prosedur santunan Jasa Safety Riding untuk AO PNM, dibuka oleh Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana, bersama Direktur Operasional PT PNM, Sunar Basuki. “Kegiatan ini merupakan salah satu upaya kami dalam memberikan edukasi untuk menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas korban. Skill dan attitude di jalan juga sangat penting, sehingga kita bisa melindungi diri sendiri dan orang lain,” ujar Dewi, dalam berharap, pelatihan yang diikuti 100 orang AO PNM ini memberikan dampak positif terhadap perilaku berkendara dan berlalu lintas. “Terlebih, AO PNM ini sebagian besar melakukan aktivitas pekerjaannya menggunakan sepeda motor,” ucapnya. Lebih lanjut Dewi menyampaikan, bahwa sampai dengan Mei 2023, Jasa Raharja telah menyerahkan santunan sebesar Rp1,21 triliun kepada korban maupun ahli waris korban kecelakaan lalu lintas. “Wilayah Sulawesi Selatan merupakan top 10 pareto santunan tertinggi, dengan realisasi sebesar Rp46,8 miliar. Di wilayah ini juga terdapat beberapa titik rawan kecelakaan yang menjadi perhatian Jasa Raharja bersama dengan stakeholder,” terang Kolaborasi Jasa Raharja dan PNM Gelar Pelatihan Safety RidingDewi memaparkan, secara demografi, korban santunan Jasa Raharja sebanyak 65 persen adalah laki-laki dan 35 persen perempuan. “40,26 persen mayoritas berusia 26-55 tahun, 33 persen berprofesi sebagai wiraswasta, dan sebesar 55 persen korban kecelakaan adalah pengendara sepeda motor,” data tersebut, Dewi menilai bahwa mayoritas korban laka lantas adalah berusia produktif dan tulang punggung keluarga, sehingga juga berpotensi buruk terhadap perekonomian keluarganya. “Hal inilah yang mendorong Jasa Raharja untuk melaksanakan kegiatan Safety Riding kepada AO PNM yang berada di Makassar,” ungkap hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Direktur Utama PT Micro MadaniInstitute Mariatin Sri Widowati, Wadirlantas Polda Sulawesi Selatan AKBP Satya Widhy Widharyadi, Kasi Prasarana Jalan, Sungai, Danau dan Penyeberangan BPTD Kelas II Provinsi Sulawesi Selatan Arham Safti, ST., Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan Mansur Yahya ST, MT, Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Dr. H Reza Faisal Saleh, Kepala Cabang PT. PNM Makassar Maimun Bakri, serta Kepala Jasa Raharja Cabang Sulawesi Selatan, Hendriawanto. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Konten Premium Nikmati Konten Premium Untuk Informasi Yang Lebih Dalam Rekrutmen Dana Pensiun Jasa Raharja, Buka hingga 14 Mei 2019 Segera Daftarkan Dirimu - Berikut ini informasi lowongan kerja di instnasi Dana Pensiun Jasa Raharja. Penerimaan tenaga pegawai baru dengan pendidikan minimal Diploma untuk mengisi jabatan sebagai tenaga staf. Dana Pensiun Jasa Raharja merupakan kelanjutan dari Yayasan Dana Pensiun dan kesejahteraan pegawai Jasa Raharja yang berdiri sejak 1988. • Rekrutmen BUMN Perum Pengangkut Penumpang Djakarta PPD Pendaftaran hingga 17 Mei 2019 Dikutip dari laman berikut informasi lowongan kerja. 1. Staf IT Kualifikasi a. Usia maksimal 25 tahun, diutamakan Pria dan belum menikah b. Pendidikan minimal D3 Sistem Informasi c. IPK minimal d. Menguasai pengelolaan web diutamakan Halaman Selengkapnya> Semarang ANTARA - PT Jasa Raharja kembali menyelenggarakan pelatihan manajemen risiko bagi pengurus dan anggota Klaster Asuransi dan Dana Pensiun Batch II sebagai upaya memenuhi kebutuhan sumber daya manusia SDM yang memiliki kompetensi dan keahlian dalam bidang manajemen risiko. Kegiatan tersebut merupakan lanjutan pelatihan dan uji pemahaman manajemen risiko klaster asuransi dan dana pensiun batch I yang terselenggara pada 19 dan 21 Januari 2022. Sebanyak 30 peserta yang berasal dari perusahaan Klaster Asuransi dan Dana Pensiun seperti Asuransi Jasindo, PT BPUI, Jamkrindo, Jiwasraya, IFG Life, Asabri, RIU, Askrindo, Taspen dan Jasa Raharja berpartisipasi mengikuti kegiatan training secara online, yang berlangsung selama dua hari pada 22 dan 24 Maret 2022. Kegiatan pelatihan dan uji pemahaman manajemen risiko batch II tersebut dibuka oleh Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi Jasa Raharja Amos Sampetoding dan dihadiri Direktur SDM dan Umum PT Jasa Raharja Rubi Handojo, Kepala Divisi Manajemen Risiko Anggota Klaster, Kepala Divisi Sumber Daya Manusia Anggota Klaster, Direktur Bisnis PT Bahana Pembina Usaha Indonesia BPUI, Para Asesor dan peserta Pelatihan dan Uji Pemahaman Manajemen Risiko Klaster Asuransi dan Dana Pensiun. Pada pelatihan tersebut, sebagai Pembawa Materi yaitu Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi Jasa Raharja Amos Sampetoding dengan topik Risk Management Fundamental dan Kepala Divisi Manajemen Risiko PT Jamkrindo dengan topik Governance Risk and Compliance GRC. "Pelatihan ini sangat bermanfaat, khususnya bagi perusahaan dalam klaster asuransi dan dana pensiun untuk melihat persaingan ke depan. Dengan adanya pengetahuan tentang Risk Management Fundamental dan Governance, Risk and Compliance atau GRC sebagai satu kesatuan, dapat mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi di masa yang akan datang, sehingga perusahaan tetap survive," kata Amos Sampetoding Tujuan penerapan manajemen risiko, lanjutnya, adalah menciptakan, melindungi, dan meningkatkan corporate values, karena melalui kesadaran risiko risk awareness dapat menciptakan daya tahan tinggi dan kemampuan adaptasi yang fleksibel terhadap segala situasi. "Nilai inti perusahaan yang telah ada core values dipertahankan melalui penerapan sikap dan perilaku risiko yang telah menjadi budaya dalam perusahaan. Manajemen risiko diharapkan tidak hanya melindungi tetapi juga mampu meningkatkan nilai bagi organisasi," kata Amos. Pelatihan tersebut bersifat pembekalan pengetahuan dan keterampilan secara komprehensif di bidang manajemen risiko. Setelah sesi pemaparan mengenai manajemen risiko dan GRC di hari pertama, pada hari kedua para peserta menjalani tes atau uji pemahaman manajemen risiko dan GRC dari para asesor. Kemampuan mengelola risiko menjadi salah satu kunci bagi perusahaan asuransi agar dapat bertahan survive dan terus bertumbuh dan berkembang. Perusahaan yang bergerak di industri asuransi mendapatkan tantangan untuk mengelola dan menempatkan dana nasabah dan pihak ketiga DPK pada instrumen keuangan dan investasi yang minim risiko dan memberikan profit maksimal. Foto IFG Kelola Investasi Dana Pensiun 8 BUMN, Bisa Makin Untung?CNBC Indonesia TV Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Badan Usaha Milik Negara BUMN akan mengoptimalkan pengelolaan dana pensiun Dapen BUMN sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan pegawai khususnya di masa sebagai Ketua PMO Tim Percepatan Integrasi Pengelolaan Dana Pensiun BUMN yang ditunjuk oleh Menteri BUMN, telah melakukan kerjasama untuk pengelolaan aset investasi dana pensiun antara IFG bersama anak perusahaannya,Dalam hal ini, PT Bahana TCW Investment Management dan 8 BUMN pendiri dana pensiun, diantaranya PT Angkasa Pura I, PT Asuransi Jasa Indonesia Jasindo, PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja Jasa Raharja, PT Nindya Karya Persero, Perum Jasa Tirta II, Perum Peruri, PT Taspen Persero dan PT Wijaya Karya Persero Tbk, di Financial Hall, Graha CIMB Niaga Jakarta. Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, BUMN selaku pendiri dana pensiun bertanggung jawab atas kelangsungan dana pensiun. Sehingga, Kementerian BUMN ingin memastikan agar pengelolaan dana pensiun tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang melalui pengelolaan investasi yang sehat sehingga bisa tetap dapat memenuhi hak-hak para pensiunan BUMN secara proporsional dan jika pengelolaan dana pensiun tidak dilakukan secara baik dan optimal maka akan berpotensi menjadi masalah sistemik di masa yang akan datang terhadap para pensiunan. Diharapkan jaminan kesejahteraan hari tua yang baik dapat menjamin kesejahteraan para pensiunan serta mendukung kesejahteraan keluarganya."Dengan latar belakang tersebut, yang ingin kami capai adalah suatu pengelolaan dana pensiun BUMN yang terbaik dalam rangka menjamin pengelolaan investasi yang sehat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa 3/1.Pengelolaan ini, lanjutnya, termasuk juga pada pemilihan investasi yang memperhatikan secara cermat kewajiban jangka panjang serta penempatan aset pada investasi yang sesuai dengan kewajiban jangka panjang tersebut asset-liability matching. Di samping itu, mendapatkan benefit yang sesuai dengan kesepakatan dalam perjanjian, dengan tetap memperhatikan kemampuan terukur perusahaan Wirjoatmodjo yang akrab disapa Tiko, juga menekankan tiga hal yang patut menjadi perhatian dalam pelaksanaan strategi pengelolaan Dapen BUMN. Pertama, secara berkala Dapen melakukan evaluasi dan asesmen atas pengelolaan aset investasi dan tingkat kesehatannya khususnya terkait rasio kecukupan dana dan asumsi-asumsi liabilitasnya seperti asumsi mortalita.Kedua, strategi pengelolaan investasi yang sehat dan terpercaya dikelola oleh profesional yang kompeten. Dan terakhir, peningkatan tata kelola/governance dana melalui salah satu anak usahanya yang bergerak di bidang pengelolaan investasi, PT Bahana TCW Investment Management, akan membantu BUMN pendiri bersama dengan Dana Pensiun BUMN dalam pengelolaan investasi bersama dengan menggunakan skema Kontrak Pengelolaan Dana KPD.Sementara, Direktur Utama IFG Robertus Billitea mengatakan, pengelolaan investasi oleh PT Bahana TCW Investment Management diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang baik bagi Dana Pensiun BUMN yang akan bekerja sama."Strategi pengelolaan investasi bersama diharapkan akan memberikan akses yang lebih besar dan skala ekonomis untuk mencari instrumen investasi terbaik di pasar dengan negosiasi harga yang lebih baik," kehadiran PT Bahana TCW Investment Management akan mengadopsi pendekatan menyeluruh dalam pengelolaan investasi dengan mengkombinasikan metodologi investasi top-down dan bottom-up approach, serta menerapkan strategi investasi berbasis Liability Driven Investment LDI yang dapat memitigasi risiko liabilitas sambil mempertahankan kecukupan imbal hasil dalam pengelolaan aset jangka panjang."Kami berharap, penandatanganan Nota Kesepahaman Pengelolaan Aset Investasi Dana Pensiun ini menjadi langkah awal yang baik ke depannya untuk pengelolaan investasi dana pensiun yang sehat dan berkelanjutan," dengan instrumen investasi ini, Direktur Bisnis IFG, Pantro Pander Silitonga mengemukakan bahwa pengelolaan investasi bersama berpotensi menciptakan skala investasi yang besar yang dapat menjadi salah satu sumber pendanaan proyek-proyek infrastruktur, yang memiliki long duration, sesuai dengan nature liabilitas dana pensiun dan pada saat bersamaan juga berpotensi memberikan yield investasi yang cukup attractive. [GambasVideo CNBC] Artikel Selanjutnya DPR Cecar OJK Terkait Dana Tak Bertuan Rp 39 M rob/ayh

dana pensiun jasa raharja